Menko Kemaritiman Apresiasi Program Penanaman Jagung di Humbahas


Luhut Panjaitan menyampaikan, program penanaman jagung ini sangat berdampak baik bagi masyarakat, selain mengoptimalkan produktivitas lahan, langkah ini di harapkan turut meningkatkan pendapatan petani dan memperluas lapangan kerja.  Masalah harga dan penampungan jagung nantinya setelah panen sudah tidak masalah lagi, karena pemkab sudah melakukan kerjasama dengan perusahaan yang akan menampung hasil panen nantinya.

Apalagi pemerintah pusat sangat serius dalam membantu program penanaman jagung ini, hal itu bisa di buktikan dengan pemberian bantuan alat –alat pertanian sepert itraktor dan eskavator untuk mempermudah pembukaan lahan dan bantuan lainnya sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan oleh para masyarakat petani.

Luhut Panjaitan juga menyampaikan Danau Toba sebagai daerah destinasi wisata Internasional, masyarakat harus berbenah diri, masyarakat harus menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon dan tetap menjaga keramah tamahan terutama 3S ‘Senyum, Salam dan Sapa.’

Bupati Humbang Hasundutan, Drs. Dosmar Banjarnahor, SE yang turut dalam rombongan Menko Kemaritiman meninjau lokasi taman bunga nasional sebagai program Badan Otorita  Danau Toba (BODT) melalui Udara dengan memakai Helikopter.

Turut dalam rombongan Menko Kemaritiman, Dirut Badan Otorita Danau toba (BODT), Ari Prasetyo, Staf Ahli Menko Kemaritiman, Lambok Nathan Simorangkir.

Masyarakat Pollung memberikan cendramata berupa ulos kepada Menko Kemaritiman, Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan sebagai ucapan terimakasih dimana kehadiran menteri berkunjung kedaerah Pollung merupakan berkat yang luar biasa, dan baru pertama kali menteri berkunjung keKecamatan Pollung. (rel/ Kominfo)