Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora Canangkan Kampung KB di Humbang Hasundutan


*2 Anak Cukup

 

Doloksanggul-Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora canangkan Kampung KB (Keluarga Berencana) di Kabupaten Humbang Hasundutan, dipusatkan di Desa Paranginan Utara Kecamatan Paranginan, Sabtu (22/7).

Pencanangan itu ditanda dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora disaksikan Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Sumut dr Ria Novida Telaumbanua M.Kes, WakaPolres Humbahas Kompol Ir T Pasaribu, Pabung 0210/TU Mayor Junaedi T, Kapolsek Lintongnihuta AKP E Panjaitan, Camat Paranginan Pardomuan Simanullang, Wakil Ketua TP PKK NyTiur M Saut Parlindungan Simamora, Kepala Desa Paranginan Utara Jefri Sianturi dan lainnya. Penandatanganan prasasti juga dilaksanakan untuk 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan

 

Saut Parlindungan Simamora mengatakan program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) tujuannya mengendalikan jumlah penduduk. Pertumbuhan penduduk yang terkendali akan mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi, mendukung program peningkatan kesejahteraan dan memperkecil timbulnya permasalahan sosial, kesehatan dan pendidikan. Pengendalian penduduk melalui program KKBPK tidak hanya terfokus pada kuantitas penduduk tapi juga menyangkut kualitas penduduk.Pada prinsipnya, jumlah penduduk yang besar dan berkualitas akan menjadi modal pembangunan. Namun sebaliknya jumlah penduduk yang besar tapi tidak berkualitas akan menjadi beban Negara. Program KKBPK harus digarap secara serius di Kabupaten Humbang Hasundutan agar kedepan tercipta generasi atau sumber daya manusia berkualitas dan bermentalitas unggul.

Kampung KB, tambah Wakil Bupati Humbahas menjadi miniature dan menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya realisasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan program KKBPK secara utuh, terintegrasi dan komprehensif. Dengan memadukan program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan peternakan ekonomi, penataan ruang dan lainnya yang dibuat di desa/kelurahan/dusun. Sehingga kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total yang didalamnya termasuk akses pelayanan kepada keluarga/masyarakat dalam hal informasi kependudukan, layanan KB, pembinaan dan fasilitas kepada kelompok-kelompok ketahanan keluarga.

Tidakkalahpentingjugaadanya program genre (generasiberencana) yang dapat mengarahkan remaja untuk menjadi remaja yang tangguh dan berperan dalam pembangunan.Seperti slogan genre yaitu katakana tidak pada narkoba, nikah dini dan seks pranikah.

 

Pola yang diterapkan adalah pemberdayaan masyarakat, pemerintah melakukan stimulasi dan melakukan pendampingan.Sehingga tahun 2017 ini, telah dicanangkan 1 Kampung KB di setiap kecamatan. Selain pencanangan KB, juga dilaksanakan kegiatan lintas sector yaitu pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan, inseminasi ternak, vaksina siternak, pembagian pupuk urea dan bibit jagung termasuk pelayanan perpustakaan mobil keliling.SehinggaWakil Bupati Humbahas berharap Desa Paranginan Utara ini menjadi cikal bakal desa yang dapat dijadikan sebagai contoh bagi desa-desa lainnya.  Tentu perkembangannya akan tetap dipantau.

Pencanangan Kampung KB ini akan dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan antar warga masyarakat untuk berperanaktif diberbagai kegiatan. Dalam rangka membangun kampungnya/desanya sesuai dengan porsi masing-masing.Agar terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera dengan slogan ‘2 ANAK CUKUP’ demi kejayaan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sementara Kadis Pengendalian Penduduk dan KeluargaBerencana Pemprovsu dr Ria NovidaTelaumbanua M.Kes mengatakan Kampung KB salah satu wujud dari pelaksanaan agenda prioritas pembangunan nasional dalam mengatasi masalah kependudukan.Tahun 2017, ditargetkan terdapat satu Kampung KB di setiap kecamatan di seluruh Indonesia.

Saatini, Indonesia mengalami bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia  produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk tidak produktif. Bonus demografi ini akan memberikan dampak positif, namun sebaliknya akan menjadi bencana jika sumber daya manusia (SDM) tidak berkualitas. Kualitas SDM ditentukan oleh watak, karakter dan mental yang harus dibentuk sejak dini dari dalam keluarga.Sehingga perlu diwujudkan Sumatera Utara khususnya Humbang Hasundutan sebagai kabupaten dengan penduduk yang SDM-nya berkualitas.Sukseskan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan termasuk Kampung KB, tentu ini dengan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Kampung KB bukan milik BKKBN, bukan milik Dinas Pengendalian Penduduk dan KB akan  tetapiKampung KB dibangun sesuai dengan nawacita ke-3 yakni membangun Indonesia dari daerah pinggiran. Juga merupakan tempat bersinergitasnya semua sector untuk melakukan kegiatan guna meningkatkan pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Sasaran Kampung KB utamanya adalah penduduk yang tinggal di wilayah miskin, padat penduduk, kurang memiliki akses kesehatan, terpencil, pesisir, kumuh dan kesertaan ber-KB-nya masih rendah.Kebijakan ini diambil agar manfaat program KKBPK dapat lebih dirasakan secara langsung masyarakat termasuk warga Kecamatan Paranginan. Dr RiaTelaumbanuaberharapKampung KB tidakhanyaberhentisebatasseremonialpembentukansaja. Namun perlu berkelanjutan melalui sinergi berbagai sector pemerintah bahkan swasta.Sehingga kedepan, narkoba dan gizi buruk tidak  bolehada di Kampung KB.

Usai pencanangan Kampung KB, dilanjutkan peninjauan produk unggulan UPPKS (upaya penghasilan pendapatan keluarga sejahtera).Selanjutnya ke RSUD Doloksanggul untuk melihat peserta MOP/MOW.

Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Humbang Hasundutan Drs Elson Sihotang melaporkan bahwa ke-10 desa sebagai Kampung KB yaitu Desa Paranginan Utara (Paranginan), Desa Nagasaribu I (Lintongnihuta), Desa Hutagurgur (Doloksanggul), Desa Marbun Tonga Dolok (Baktiraja), Desa Pansurbatu (Pollung), Desa Aek Godang Arbaan (Onanganjang), Desa Sitapongan (Sijamapolang), Desa Siambaton Julu (Pakkat), Desa Pusuk II (Parlilitan) dan Desa Sihombu (Tarabintang). (Diskominfo-HH)